Evaluasi Anjab, ABK dan Evjab di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten

KP3B : Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja atau Anjab/ABK adalah bagian dari proses manajemen sumber daya manusia yang digunakan untuk membobot suatu jabatan untuk menghasilkan nilai jabatan (job value) dan kelas jabatan (job class). Anjab/ABK juga dapat dijadikan bahan baku untuk proses pengelolaan Sumber Daya Manusia, seperti perekrutan jumlah kebutuhan pegawai sesuai tugasnya, evaluasi jabatan maupun tanggungjawab tiap jabatan dan penyempurnaan fungsi setiap jabatan, dengan demikian kebutuhan pegawai disetiap OPD akan jelas jumlahnya dan fungsinya nanti, sehingga mampu menjawab kebutuhan kita dan formasi yang kita butuhkan, apalagi jabatan tertentu yang memiliki verifikasi khusus, sehingga dapat mendudukkan pejabat pada bidang yang dikuasainya atau istilah manajemennya THE RIGHT MAN ON THE RIGHT PLACE. Guna menjawab kebutuhan dasar tersebut Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Banten dan TIM Evaluasi ANJAB dan ABK Provinsi Banten menggelar "EVALUASI LAPORAN ANALISIS JABATAN DAN ANALISIS BEBAN KERJA" Selasa-Jum’at, (27-30/03/2018), acara diikuti oleh seluruh OPD/UPT/Balai/Cabang Dinas/ termasuk SMAN dan SMKN di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

Sistem Informasi Jabatan (Sinjab) Anjab/ABK, sudah dapat diakses melalui alamat websitehttp://sinjab.bantenprov.go.id oleh seluruh OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten secara On Line dengan harapan dapat diketahui kebutuhan Personil dibawah Jabatan Struktural terendah, dengan mengetahui Beban Kerja masing-masing Jabatan,"

Analisis Jabatan (ANJAB)

Analisis Jabatan (Anjab): adalah proses, metode dan teknik untuk mendapatkan data jabatan yg diolah menjadi informasi jabatan guna penyusunan kebijakan, pembianaan/penataan lembaga, ketatalaksanaan dan kepegawaian, perencanaan kebutuhan diklat serta serta umpan balik bagi organisasi.

Analisis Beban Kerja(ABK)

Analisis beban kerja (ABK) adalah suatu teknik manajemen yang dilakukan secara sistematis untuk mengukur dan menghitung beban kerja setiap jabatan/unit kerja serta memperoleh informasi mengenai tingkat efektivitas dan efisiensi kerja organisasi berdasarkan volume kerja guna meningkatkan kapasitas organisasi yang profesional, transparan, proporsional dan rasional.